Senin 20 OKtober 2025 Balai Peatihan Kesehatan Sulut bekerjasama dengan Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPHI) Kemkes Ri melaksanakan Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara Dan Leher Rahim Bagi Dokter Di Puskesmas dari tanggal 20 Okt - 1 Nov 2025 dengan metode Blended. 
pelatihan ini dibuka secara resmi oleh oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Daerah Prov. Sulut dr. Rima F. Lolong, M.Kes. dalam sambutannya beliau mengatakan Kanker payudara merupakan kanker dengan insiden tertinggi di dunia. Berdasarkan data Global Cancer Observatory 2020, prevalensi kanker payudara di dunia mencapai 2.261.419 kasus. Mortalitas kanker payudara di dunia mencapai 684.996. Di Indonesia sendiri angka insiden dan mortalitas kanker payudara pada perempuan untuk semua usia pada tahun 2020 mencapai 65.858 kasus untuk insiden dan 22.430 kasus untuk mortalitas. Menurut Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2018, prevalensi kanker di Indonesia untuk semua usia mencapai 1.017.290 kasus. Kanker payudara menempati urutan pertama untuk kanker dengan insiden dan mortalitas tertinggi di Indonesia untuk perempuan semua usia.
Oleh karena itu Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu melakukan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara di puskesmas sesuai dengan kewenangan klinisnya